"HAKIKAT CINTA"
karya:Besse Rahmi Alimin
Dalam dekapan rindu,
Mengalir linangan kasih
Terpaut panah asmara oleh sang pujangga
Dalam hal mengarungi hidup
Sembari menutup mata,
Terlintas sederetan huruf menyerupai kata
Bergelantungan di alam bawah sadarnya,
Kerap kali termangu
Memaknai kata yang sedemikian
Terpatri dalam benaknya itu,
Degub jantung menggelegar ke seluruh penjuru ruang
Kepingan sel darah merah beku lalu tepercik
Persendian kaku tak tergerakkan
Sejenak lalu memantapkan nalar begitupun naluri
Diikuti hembusan nafas penuh keyakinan
Seraya melafaskan "ALLAHU AKBAR"
Beberapa bulir air mengenai kedua tangannya
yang tengah menengadah sedari tadi,
Hingga basah mukena putih miliknya
Begitu sejuk hati menyikapi
Bak mentari berpadu embun di pagi hari
Serasa syurga menanti dipenghujung pandangannya.
Kini raga menolak untuk meranjak pergi,
Begitupun jiwa memilih diam menikmati
Namun, takut hadirnya ghuluw meracuni manisnya iman
Akhirnya, memilih untuk berhenti sejenak, lalu dilanjutkannya nanti
Senyum bertengger di pipi tanda ia telah menemukannya
Katanya itulah hakikat cinta.
